"Education aims at independence of judgement. Propaganda offers ready-made opinion for the unthinking herd."
Assalamu'alaikum wbt dan salam sejahtera. Selamat membaca.
~ MOHAB (1 September 2014 - 17.07.2014 - 19 Ramadhan 1435)

Jumaat, Ogos 26, 2011

Takbir Kemenangan: Pembebasan Kota Makkah daripada Pagan Musyrik Penyembah Berhala



Takbir dan Tahmid


Firman Allah: "Dan sempurnakanlah ibadah puasa kamu mengikut bilangan hari dalam bulan Ramadhan (29 atau 30 hari), dan bertakbirlah (membesarkan Allah) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (AlBaqarah : 185)

Sabda Rasullullah s.a.w. pula: "Hiasilah Hari Raya kamu dengan takbir dan tahmid."

Sejarah Takbir dan Tahmid
Takbir sebenarnya mempunyai cerita di sebaliknya. Mengikut riwayat,bermula dari peperangan Ahzab. Peperangan berlaku di dalam musim sejuk, kemudian Salman Al Farisi mencadangkan supaya di gali parit (Khandak) di akhirnya peperangan ini di beri pertolongan oleh Allah dan kemudian dirakamkan di dalam Takbir.


Ada sumber yang mengatakan bahawa Takbir ini pertama kali didengari daripada Rasulullah s.a.w pada akhir perang Badar apabila kemenangan berpihak kepada tentera Muslimin.

Apabila Abu Jahal yang merupakan seteru dalam peperangan dan telah dipenggal kepalanya. Lalu kepala Abu Jahal dibawa ke penghadapan Rasulullah s.a.w. Apabila melihat akan kepala Abu Jahal, Rasulullah s.a.w pun melafazkan kata-kata takbir yang seperti takbir hari raya yang dilafazkan sekarang.

Lalu sahabat pun bertanya kepada Rasulullah : “ Ya Rasulullah, adakah kepala itu mendengar akan apa yang kau katakan padanya”

Jawab Rasullullah : ”Ya, dia mendengar tetapi tidak dapat membalas kata-kata”

Perang Badar
Perang Badar adalah salah satu peperangan dengan jelas ditunjukkan dalam Qur'an. ianya dihuraiankan dalam Surah 3:123, as part of a comparison with the Battle of Uhud.

Allah had helped you at Badr, when ye were a contemptible little force; then fear Allah; thus May ye show your gratitude. Remember thou saidst to the Faithful: "Is it not enough for you that Allah should help you with three thousand angels (Specially) sent down? "Yea, - if ye remain firm, and act aright, even if the enemy should rush here on you in hot haste, your Lord would help you with five thousand angels Making a terrific onslaught. Qur'an: Sura 3:123-125

According to Yusuf Ali, the term "gratitude" may be a reference to discipline. At Badr, the Muslim forces had allegedly maintained firm discipline, whereas at Uhud they broke ranks to pursue the Meccans, allowing Meccan cavalry to flank and rout their army. The idea of Badr as a furqan, an Islamic miracle, is mentioned again in the same surah.

"There has already been for you a Sign in the two armies that met (in combat): One was fighting in the cause of Allah, the other resisting Allah; these saw with their own eyes Twice their number. But Allah doth support with His aid whom He pleaseth. In this is a warning for such as have eyes to see." Qur'an: Sura 3:13

Badr is also the subject of Sura 8: Al-Anfal, which details military conduct and operations. "Al-Anfal" means "the spoils" and is a reference to the post-battle discussion in the Muslim army over how to divide up the plunder from the Quraishi army. Though the Sura does not name Badr, it describes the battle, and several of the verses are commonly thought to have been from or shortly after the battle.

The Conquest of Makkah

Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah[4]. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka'bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada masa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah Quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib.

Pada tahun 571, Nabi Muhammad keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai, lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota Mekkah tanpa pertumpahan darah yang dikenal dengan (Fathul Makkah).

Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi Khulafaur Rasyidin yang berpusat di Madinah, serta para Khalifah yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Baghdad (Dinasti Abbasiyah) dan Turki (Usmaniyah). Kemudian setelah hancurnya sistem kekhalifahan, kota ini disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz bin Saud yang kemudian menjadi pelayan bagi kedua kota suci Islam, Mekkah dan Madinah.

Bergitulah serba sedikit pengkongsian maklumat untuk Ramadhan dan Syawal tahun ini. Diharap maklumat tersebut sedikit sebanyak dapat memberi manafaat untuk kita hayati perjuangan dan pengorbanan Rasulullah s.a.w dan para sahabat yang bersusah payah menyebarkan syiar Islam dan menegak kalimah tauhid ke seluruh alam disamping juga memperingati pengorbanan para syuhada yang terkoban mempertahankan akidah tauhid sejak daripada zaman permulaan Islam di zaman Rasulullah s.a.w sehinggalah di pagi 1 Syawal tahun ini.

Semoga takbir kemenangan tahun ini lebih keras, mantap, kemas-bersemangat, seterusnya menggerunkan musuh-musuh Allah s.w.t!

Sekian, Salam Aidlfitri 1432

HAB
The Malay Press

0 comments:

Catat Ulasan

Assalamu'alaikum wbt dan salam sejahtera. Selamat membaca.

 

Copyright © T H E . M A L A Y . P R E S S Design by Free CSS Templates | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger